
Bantuan Medis di Tengah Badai: Misi Kemanusiaan untuk Gaza
terkumpul dari target Rp 1.200.000.000
Gencatan senjata di Gaza memberi secercah harapan, namun penderitaan masih terus berlanjut.
19 Januari 2025, gencatan senjata sementara diberlakukan antara Israel dan kelompok-kelompok Palestina setelah beberapa pekan pertempuran sengit. Kesepakatan ini dimediasi oleh sejumlah negara dan organisasi internasional untuk mengurangi korban jiwa serta memberikan kesempatan bagi bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
warga Gaza tewas, 118.172 dan ribuan lainnya membutuhkan perawatan medis segera. Jutaan orang kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan infrastruktur dan fasilitas penting. Meskipun gencatan senjata diberlakukan, kondisi tetap rapuh, dengan banyak korban yang terjebak tanpa akses bantuan. Keadaan ini semakin memperburuk penderitaan panjang yang dialami warga Palestina.
Kondisi di Gaza tetap sangat kritis. Meskipun kesepakatan ini memberi sedikit harapan, gencatan senjata yang rapuh tidak sepenuhnya menghilangkan ancaman serangan. Banyak pengungsi yang masih berusaha menuju Gaza Utara, namun terus menghadapi kekerasan. Ketidakpastian terus membayangi kehidupan mereka, sementara dunia berupaya untuk memberikan dukungan dan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan
Namun, di tengah kepedihan ini, kita bisa menjadi sinar harapan. Alhamdulillah, kami dari SharingHappiness telah menyalurkan bantuan medis bagi warga Gaza. Namun, perjuangan mereka belum usai. Ribuan anak masih membutuhkan obat-obatan dan perawatan.
Oleh karena itu sharinghappiness.org mengajak #temanberbagi untuk donasi peralatan medis dan obat obatan. Mari bersama kita lanjutkan harapan mereka dengan berdonasi. Setiap bantuan Anda adalah langkah kecil yang membawa perubahan besar.

Bantuan Medis di Tengah Badai: Misi Kemanusiaan untuk Gaza
terkumpul dari target Rp 1.200.000.000