
Jangan Biarkan Mereka Berhenti Sekolah Hari ini
terkumpul dari target Rp 50.000.000
قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَنَاوَكَافِلُ الْيَتِيْمِ فِى الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَبِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا
Rasulullah SAW bersabda: “Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini,”. Nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggang keduanya. (HR. Bukhari).

Fakta tentang anak yatim di indonesia
- Jumlah Anak Yatim yang Signifikan
Berdasarkan data terbaru, sekitar 4,1 juta anak di Indonesia kehilangan satu atau kedua orang tua. Sebagai contoh, angka ini mencakup anak yatim piatu yang hidup di panti asuhan maupun bersama keluarga yang juga menghadapi keterbatasan ekonomi. - Akses Pendidikan yang Terbatas
Karena banyak anak yatim tidak dapat melanjutkan pendidikan karena biaya sekolah, seragam, dan alat tulis yang tidak terjangkau. Faktanya sekitar 20% anak yatim di Indonesia putus sekolah sebelum menyelesaikan pendidikan dasar, menurut laporan Kementerian Sosial.
(https://globalmuliainsani.org/index.php/2025/05/15/fakta-kehidupan-yatim-di-indonesia/)

1 dari 5 anak yatim di Indonesia terancam putus sekolah sebelum menyelesaikan pendidikan dasar.
Campaign ini hadir untuk mencegah 50 anak yatim berhenti sekolah.
Untuk itu, kami menargetkan Rp350.000.000 per tahun,
agar setiap anak mendapatkan beasiswa pendidikan yang nyata dan bermakna.
Dana ini akan digunakan untuk:
- Biaya perlengkapan dan kebutuhan sekolah
- Buku dan alat tulis
- Dukungan transportasi dan kebutuhan belajar
Artinya, dengan rata-rata Rp3.500.000 per anak per tahun,
kita bisa memastikan mereka tetap belajar, tetap bermimpi, dan tetap punya harapan.
Mari bersama memuliakan anak yatim.
Bantu 50 anak tetap sekolah dan menjaga masa depan mereka.
Donasi Sekarang. Jadilah Alasan Mereka Tetap Berharap.
Jangan Biarkan Mereka Berhenti Sekolah Hari ini
terkumpul dari target Rp 50.000.000
