
Ratusan Anjing Terlantar Butuh Tempat Tinggal
terkumpul dari target Rp 300.000.000
“Saya rescue Bonbon dari gorong-gorong. Dia udah sebulan katanya disitu. Susah banget karena gorong-gorongnya dalam. Untungnya masih hidup meskipun cacat total. Tapi sekarang udah lebih happy anaknya.” ucap Bu Meidy seakan Bonbon adalah anaknya sendiri.
Mungkin itulah yang dirasakan pecinta Anjing di luar sana. Menganggap anabulnya sama seperti anaknya. Begitu pula yang dirasakan Bu Meidy kepada Bonbon dan 400 anjing lainnya yang telah ia selamatkan dari jalanan sejak tahun 2016.
Sejak awal sudah banyak tantangan yang Ibu hadapi. Mulai dari kekurangan pasokan makanan, satu persatu anabul-anabulnya jatuh sakit dan tidak ada biaya untuk membawa ke dokter, rumah yang semakin sempit dan banyak kebocoran. Hingga sekarang, mereka terancam diusir karena banyak orang yang merasa terganggu dengan suara-suara anjing.
“Saya memang butuh tempat baru. Kasihan mereka ini kan korban disiksa, terlantar, gak dikasi makan,” ungkap Bu Meidy, pemilik Shelter Rumah Anabul di Jakarta Utara.
Anjing-anjing yang Bu Meidy selamatkan adalah korban ditelantarkan dan disiksa di jalanan. Ada yang dibacok orang, ada yang 9 tahun ditelantarkan pemiliknya, bahkan ada yang sakit parah seperti sakit tumor dan kanker.
Bonbon sendiri salah satu yang paling dramatis ketika direscue. Menurut hasil pemeriksaan dokter, Bonbon mengalami wajah yang tidak simetris, posisi mata yang tidak normal, kepala dan leher yang miring, kekakuan pada kaki belakang, patah pada rahang bawah, leher, dan pinggul, paha kiri yang terlepas dari pinggul, infeksi, serta malnutrisi.
Operasi bukanlah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Bonbon, terutama karena kondisinya sangat lemah. Selain itu, pemilik shelter tidak memiliki dana sebesar itu hanya untuk menyelamatkan hidup Bonbon.
Anjing-anjing tersebut harus tidur berdesakan di shelter yang sempit. Bu Meidy sangat membutuhkan shelter baru agar dapat merawat mereka dengan layak, memisahkan anjing yang sakit dari yang sudah sehat, serta menghindari risiko pengusiran. Pindah ke shelter baru yang lebih besar menjadi kebutuhan mendesak untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anjing-anjing tersebut.
#TemanKebaikan, mereka juga berhak untuk hidup dengan perasaan aman dan juga layak. Yuk kita bantu Bonbon dan 400 anjing lainnya agar tidak kembali ke jalanan dan bisa hidup dengan layak!
Halo #TemanKebaikan !
Lihat dan rasakan kebaikan dari kamu yang #BeneranBerdampak untuk semua di link berikut ini ya:)
https://sajiwafoundation.org/publications/sajiwa-news
Mengapa Sajiwa Foundation?
1. Pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk Integrasi Kebutuhan Material dan Non Material
2. Memiliki Objektif pendampingan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) yang disusun berdasarkan asesmen kebutuhan penerima manfaat.
3. Dijalankan dengan prinsip pertemanan yang menyenangkan.
4. Sajiwa Foundation terdaftar dan diawasi oleh Kemenkumham, Dinsos Kota Bandung dan Dinsos Jawa Barat.
5. Setiap bulan Sajiwa Foundation melaporkan Aktivitas Program dan Laporan Keuangan bulanan di laman website.
https://sajiwafoundation.org/
Jl. Atlas Raya No.21, Babakan Surabaya, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40281
02220504715
Hubungi kami jika kamu ingin berkolaborasi lebih lanjut ke nomor resmi ini ya :)
085174166464
Ratusan Anjing Terlantar Butuh Tempat Tinggal
terkumpul dari target Rp 300.000.000