
Sekeluarga Korban Ledakan Gas Hingga Renggut Nyawa Ibu
terkumpul dari target Rp 70.000.000
“Semoga ibu mau maafin Ijal, Ijal sekarang udah rajin sholat, udah gak nakal, Bu..” ucap Ijal penuh tangis.
Aprijal atau yang kerap kita sebut Ijal, adalah seorang anak yang baru berusia 14 tahun kini harus terbaring lemas dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Agustus lalu, ia mengalami sebuah musibah. Gas di rumahnya tiba-tiba meledak ketika semuanya sedang tertidur. Hanya ibu saat itu yang terbangun dan sedang di dapur.
Saat ledakan terjadi mereka tidak langsung merasa kesakitan, warga sekitar pun tidak langsung membantu membawa ke rumah sakit. Namun selang beberapa waktu, baru terasa kulit mereka terbakar. Karena telat mendapatkan pertolongan pertama dan kondisi sangat parah, nyawa Ibu Ijal tidak tertolong. Kini ia harus kehilangan sosok Ibu.
Kondisi kulit Ijal sangat parah terutama di bagian kaki. Karena hal tersebut pula, ia harus berhenti pergi ke sekolah. Adiknya bahkan memiliki kondisi yang paling parah sehingga sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit.
Ayah Ijal juga terkena dampak yang cukup parah sehingga tidak bisa kembali bekerja. Mereka berdua bahkan harus tinggal terpisah karena tidak ingin memberatkan saudara yang harus mengurus 2 orang sekaligus. Ijal kini tinggal bersama nenek dan kakeknya yang hanya bekerja serabutan.
Karena penghasilan mereka sangat terbatas, Ijal bahkan tidak bisa menggunakan kassa untuk menutupi kulitnya yang masih sering terbuka dan berdarah.
Sang Ayah hingga saat ini masih trauma dan selalu menyalahkan diri sendiri atas apa yang telah terjadi. Terlebih melihat keadaan kedua anaknya harus menahan sakit. “Kalau bisa mah pindahin aja sakitnya anak-anak ke saya.. Saya gak tega anak sekecil mereka harus nanggung ini semua..”
Namun beruntung ia memiliki anak yang kuat dan hebat. Ijal selalu menguatkan Ayahnya dan memberikan dukungan. “Ayah jangan merasa bersalah terus, Ayah gak salah, Ibu juga udah tenang di surga, mending Ayah semangat buat sembuh, biar kita bisa kumpul lagi”
TemanKebaikan, kira-kira, mereka bisa berkumpul lagi bersama-sama dalam keadaan sehat tidak, ya? Yuk kita bantu pengobatan Ijal dan keluarga kecilnya hingga tuntas, agar mereka bisa hidup bersama seperti sedia kala!
Halo #TemanKebaikan !
Lihat dan rasakan kebaikan dari kamu yang #BeneranBerdampak untuk semua di link berikut ini ya:)
https://sajiwafoundation.org/publications/sajiwa-news
Mengapa Sajiwa Foundation?
1. Pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk Integrasi Kebutuhan Material dan Non Material
2. Memiliki Objektif pendampingan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) yang disusun berdasarkan asesmen kebutuhan penerima manfaat.
3. Dijalankan dengan prinsip pertemanan yang menyenangkan.
4. Sajiwa Foundation terdaftar dan diawasi oleh Kemenkumham, Dinsos Kota Bandung dan Dinsos Jawa Barat.
5. Setiap bulan Sajiwa Foundation melaporkan Aktivitas Program dan Laporan Keuangan bulanan di laman website.
https://sajiwafoundation.org/
Jl. Atlas Raya No.21, Babakan Surabaya, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40281
02220504715
Hubungi kami jika kamu ingin berkolaborasi lebih lanjut ke nomor resmi ini ya :)
085174166464
Sekeluarga Korban Ledakan Gas Hingga Renggut Nyawa Ibu
terkumpul dari target Rp 70.000.000