
Fidyah untuk Palestina
terkumpul dari target Rp 200.000.000
Di Gaza, konflik tengah memasuki masa jeda. Namun, ada satu yang tak memiliki jeda, yaitu kelaparan. Di tengah blokade berkepanjangan, makanan–meski hanya sebongkah roti dingin–menjadi barang yang sangat berharga.
Dalam situasi di mana keterbatasan pangan jadi isu utama, fidyah hadir menjembatani dua dunia: mereka yang tak mampu berpuasa Ramadan, dan mereka yang tak bisa mendapat makanan.

Di shelter para pengungsi Palestina, setiap rupiah fidyahmu kini berubah menjadi paket makanan siap santap. Menunaikan fidyah tak lagi sekedar mengganti puasa yang tertinggal, melainkan menyalakan kembali harapan di dapur-dapur yang nyaris padam.

Di sini, fidyah menunjukkan sisi paling rasional dari kebaikan: memberi makan, bukan karena kasihan, tapi karena itu kewajiban yang punya daya ubah nyata. Kita sudah membuktikannya di Indonesia, menebarkan fidyah untuk dhuafa di perkotaan hingga ke pelosok sana. Kini, saatnya membuktikan di Gaza, untuk saudara kita yang kehilangan segalanya.

Tunaikan utang fidyahmu sekarang, karena setiap hari yang terlewat, adalah tambahan waktu menahan lapar bagi seseorang di Gaza.
- Nominal fidyah: Rp50.000 per hari utang puasa
- Fidyah akan disalurkan di permukiman dan shelter pengungsi Gaza
- Fidyah akan disalurkan dalam bentuk makanan siap santap atau bahan makanan pokok
Klik 'Donasi Sekarang'
Fidyah untuk Palestina
terkumpul dari target Rp 200.000.000
