
Wujudkan Mushola Permanen Pertama Kp Lait Pelosok NTT
terkumpul dari target Rp 200.000.000
Selama puluhan tahun, warga di Kp. Lait, Kecamatan Elar, Nusa Tenggara Timur, merindukan hadirnya rumah ibadah yang layak. Karena tidak adanya bangunan mushola, lebih dari 30 KK yang mayoritas merupakan mualaf terpaksa menggunakan sebuah bangunan rumah adat lama untuk menunaikan sholat berjamaah sehari-hari.


Namun, kondisi tempat yang mereka sebut "mushola tanpa nama" ini kian memprihatinkan:
- Bangunan Terancam Roboh: Struktur bangunan yang terbuat dari bambu dan kayu kini telah lapuk dimakan usia.
- Risiko Saat Hujan: Atap yang bocor membuat air hujan leluasa masuk ke dalam, menciptakan suasana ibadah yang jauh dari kata nyaman.
- Keamanan Anak-anak Terancam: Tangga kayu yang sudah tidak layak seringkali menyebabkan anak-anak terpleset saat hendak menuju ruang sholat.
Ketakutan terbesar warga adalah saat hujan besar melanda; mereka khawatir bangunan tua ini akan runtuh menimpa siapa pun di dalamnya. Meski begitu, 50 jiwa di kampung ini tetap bersemangat menjaga api iman mereka melalui ibadah meski dalam kondisi seadanya.

"Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR. Bukhari no. 450 dan Muslim no. 533)
Warga Kp. Lait hanya bisa berdoa dan berharap. Mari berikan jawaban atas doa-doa mereka dengan membangun mushola yang kokoh dan aman. Jadikan sedekah jariyah Anda sebagai hadiah terindah untuk saudara mualaf kita di pelosok NTT.
Bantu Sekarang:
- Klik tombol "BANTU SEKARANG"
- Masukkan nominal donasi terbaik Anda
- Pilih metode pembayaran
- Bagikan kisah ini agar perjuangan mualaf Kp. Lait didengar lebih banyak orang.
Wujudkan Mushola Permanen Pertama Kp Lait Pelosok NTT
terkumpul dari target Rp 200.000.000
