
Bantu Jamaah Al Munawaroh Miliki Masjid Kokoh
terkumpul dari target Rp 100.000.000
Tangan sepuh Apih Ajud gemetar saat memeriksa seonggok kayu lapuk di hadapannya. Setitik air mata yang ditahannya sedari tadi, akhirnya mengalir.
Kayu yang sedang dipegang Apih adalah sisa-sisa atap bagian depan Masjid Al-Munawaroh.
Masjid berukuran 6x9 meter ini sudah rusak sejak lima tahun terakhir. Namun, karena minimnya pendapatan sebagai petani palawija, warga hanya bisa mampu memperbaiki seadanya. Berharap ikhtiar mereka bisa mengurangi laju kerusakan.
Namun, yang mereka takutkan akhirnya terjadi sekitar dua bulan lalu. Atap kayu bagian depan masjid ambruk. Tiang kayunya tak sanggup menahan beban akibat keropos dan hantaman cuaca.
Masjid bagian dalam memang masih bisa dipakai, namun ketenangan ibadah jadi sulit hadir. Peristiwa ambruknya atap depan masih terbayang-bayang. Rasa khawatir juga menyelimuti para orang tua yang mengantar anak-anak mereka mengaji.
Bagi warga Kampung Cikandang, pelosok Cianjur, Jawa Barat, keberadaan Masjid Al-Munawaroh sangat penting. Masjid terdekat berjarak sekitar satu kilometer, dengan akses jalan yang cukup sulit.
Oleh karena itu, masjid ini jadi andalan 45 KK (sekitar 200 jiwa) di sana untuk shalat lima waktu berjamaah, shalat Jumat, tarawih, majelis taklim kaum ibu, dan TPA anak-anak.
Namun, justru menjelang bulan suci ini, masjid tercinta mereka malah rusak parah. Harapan mengisi Ramadhan dengan berbagai kegiatan ibadah di masjid, kini terancam musnah.
“Apih kepikiran, di mana nanti kami Jumatan, di mana nanti anak-anak TPA mengaji,” tutur Apih, pengurus DKM Masjid Al Munawaroh.
Sobat Masjid, mari bantu warga Cikandang memiliki masjid kokoh lagi!

Bantu Jamaah Al Munawaroh Miliki Masjid Kokoh
terkumpul dari target Rp 100.000.000