
Tumor Lidah Membesar Ancam Nyawa Shakeel
terkumpul dari target Rp 62.910.000
“Air liur dan darah terus mengucur dari lidah kecil Shakeel. Napasnya tersengal dan semakin sulit. Jika tidak segera menjalani operasi dan kemoterapi, nyawa anak kami bisa tak tertolong.”-tangis sang ibu

Shakeel (2 tahun) menderita Malformasi Limfatik, yaitu kelainan pembuluh limfatik yang membuat jaringan di lidahnya terus membesar. Hari demi hari, tumor ganas itu semakin membengkak hingga memenuhi rongga mulutnya.

Ia kesulitan makan, sulit menutup mulut, tak bisa bicara, bahkan bernapas pun terasa begitu berat. Tangisnya hampir tak pernah berhenti, seakan ingin memberi tahu betapa sakit yang ia rasakan.
Dokter menyarankan tindakan segera. Bahkan, kemungkinan besar Shakeel harus dipasangi alat bantu napas dengan prosedur melubangi leher (trakeostomi), karena jalan napasnya mulai tertutup oleh lidah yang terus membesar.

Sebagai orang tua, hati kami hancur melihatnya tersiksa. Namun kondisi ekonomi menjadi penghalang besar. Ayah Shakeel, Pak Rudi, hanya bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Semua barang berharga telah dijual untuk biaya berobat dan membeli susu khusus. Tapi itu masih jauh dari cukup.
Shakeel harus menjalani Operasi secepatnya, Kemoterapi rutin dan Perawatan intensif untuk menjaga jalan napasnya tetap terbuka.

“Kami takut terlambat. Kami takut kehilangannya.”
Sahabat, kami memohon dengan segala kerendahan hati. Bantuan dan doa dari Anda sangat berarti bagi keselamatan Shakeel. Sekecil apa pun donasi yang diberikan, akan menjadi harapan besar bagi kesembuhannya.
Mari bersama kita bantu Shakeel mendapatkan kesempatan untuk hidup dan tumbuh seperti anak-anak lainnya.
Tumor Lidah Membesar Ancam Nyawa Shakeel
terkumpul dari target Rp 62.910.000
