
Tubuh Kecil Maulidya Harus Menahan Sakitnya Kemoterapi
terkumpul dari target Rp 61.800.000
TOLONG! Balita 2 Tahun Harus Jalani Kemoterapi Rutin Melawan Kanker Darah
Maulidya Putri baru berusia 2 tahun. Ia tinggal bersama kedua orang tuanya di Bogor.
Tak ada yang menyangka, batuk pilek yang awalnya terlihat biasa justru menjadi awal dari perjuangan hidup yang begitu berat.

Tubuh kecil Maulidya mulai dipenuhi memar kebiruan. Keluarga mengira itu akibat terjatuh saat bermain. Namun hasil pemeriksaan darah menghancurkan segalanya: leukosit sangat tinggi, sementara hemoglobin dan trombositnya sangat rendah.
Pada Oktober 2025, dokter memvonis Maulidya mengidap kanker darah (leukemia). Maulidya segera dirujuk ke Jakarta dan harus menjalani rawat inap selama 9 hari untuk kemoterapi pertamanya.

Kini, perjuangannya belum selesai. Ia harus menjalani kemoterapi rutin dua kali setiap minggu—proses berat yang harus dihadapi di usia yang masih sangat belia.
Dulu, kaki kecil Maulidya tak pernah berhenti berlari. Ia ceria, aktif, dan penuh tawa. Namun kini, sudah lebih dari satu bulan ia bahkan tak mampu berdiri. Efek kemoterapi membuat tubuhnya sangat lemah. Masa kecilnya seolah direnggut terlalu cepat.

Di tengah perjuangan itu, Bu Sri, sang ibu, harus menahan luka di hati.
Ia sering mendengar ucapan menyakitkan “Itu loh anak tetangga makannya apa saja sehat-sehat, kenapa anakmu yang dijaga malah sakit?” Tangis Bu Sri pun pecah.
“Tidak ada satu pun orang tua yang ingin anaknya sakit…”

Demi membawa Maulidya berobat ke Jakarta, Pak Engkan dan Bu Sri terpaksa menjual motor satu-satunya.
Pak Engkan hanyalah pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, sementara Bu Sri adalah ibu rumah tangga. Kini mereka harus memikirkan biaya hidup selama pengobatan di Jakarta, susu khusus Maulidya, diapers, obat-obatan dan pemeriksaan lanjutan, kebutuhan medis yang tidak semuanya ditanggung BPJS
Sahabat, Maulidya masih sangat kecil. Ia ingin sembuh. Ia ingin kembali berdiri, berjalan, dan tertawa seperti dulu. Tanpa kemoterapi dan perawatan penunjang lainnya, kanker ini bisa terus menyebar dan mengancam nyawanya.
Mari bersama ulurkan tangan untuk membantu adik Maulidya berjuang melawan kanker darah. Setiap doa dan bantuanmu sangat berarti untuk masa depannya.
Tubuh Kecil Maulidya Harus Menahan Sakitnya Kemoterapi
terkumpul dari target Rp 61.800.000
