
Dianggap Menular Temani Gadis Celebral Palsy Berjuang
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Asiah (22) seorang gadis yang ingatannya terhenti di usia 10 tahun bekerja sebagai buruh pemetik daun teh. Ia menderita keterbatasan intelektual sejak dilahirkan. Selain itu, ia juga menderita kaki gajah yang cukup meradang. Jalannya tertatih karena ketidaknyamanan yang ia rasakan.
Dengan kondisinya yang tidak mudah, Asiah berjuang mencari rezeki untuk membantu ibunya yang hanya buruh serabutan. Ia merasa ikut bertanggung jawab atas masa depan adik-adiknya, sehingga upahnya yang tidak banyak selalu ia sisihkan untuk biaya sekolah adik-adiknya.
Asiah juga menderita Celebral Palsy. Penyakit tersebut membuat ruang geraknya ketika bekerja dan beraktivitas menjadi sangat terbatas. Namun, tekadnya yang tulus membuat Asiah senantiasa menjalani hari dengan penuh perjuangan. Tidak sedikit pula orang lain yang mencemooh dan menjauhi Asiah karena kodisinya tersebut. Kebanyakan menutur bahwa penyakit yang diderita Asiah adalah penyakit menular. Sulit untuk menghapus stigma seperti itu di lingkungan dengan akses informasi terbatas. Hal itu membuatnya kesepian tanpa teman.
Di balik penerimaan Asiah tentang kondisinya, ia tetap selalu berjuang untuk mencapai impiannya, yaitu mendapat makan setiap hari dan membiayai adiknya untuk sekolah. Tanpa berkeluh, dengan senyum penuh Asiah memulai hari dengan niat baik setulus hati.
Insan Baik, Asiah adalah sosok inspiratif yang layak kalian temani perjuangannya. Bantuan dari kalian akan memudahkan Asiah menggapai harapan sederhananya.
Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk pemenuhan sandang pangan juga bantuan pendidikan bagi Adik-adik Asiah. Juga akan digunakan untuk penerima manfaat dan program lainnya dibawah naungan Yayasan Amal Baik Insani.

Dianggap Menular Temani Gadis Celebral Palsy Berjuang
terkumpul dari target Rp 50.000.000