
PILU DE KHAYRA HARUS BERJUANG MELAWAN PENYAKITNYA
terkumpul dari target Rp 50.000.000
“Sayang ayoo !! Khayra pasti bisa sembuh yuu, Khayra juga pasti kuat yaa sayang…” Ungkapan yang sangat menyentuh hati dari seorang ibu kepada sang anak tercinta
URGENITAS: Khayra Mafaza (1,6 thn) lahir ke dunia dengan membawa kondisi fisik yang istimewa. Ia lahir dengan mengalami kelainan akut yang membuat hidupnya mengalami penderitaan. Dari mulai kondisi rahangnya yang kecil sehingga tidak bisa menelan makanan atau minuman sehingga jika makan atau minum pasti muntah atau keluar lagi melalui hidung akibatnya mulut Khayra dipasang selang sampai ke lambung agar bisa masuk baik makanan ataupun minuman, lidahnya terjepit serta dibawah lidahnya terdapat daging jadi sehingga membuat lidahnya menjadi kecil hal ini jika dibiarkan akan membuat daging jadi semakin membesar selain akan menutupi ruang dimulutnya juga akan membuat De’Khayra kesulitan dalam bernafas serta berbicara, Ia juga tidak memiliki langit-langit dimulutnya, bentuk tulang kakinya latter O yang jika dibiarkan akan membuat jalan De’Khayra tidak normal dan terakhir seluruh jari-jarinya baik jari tangan serta kakinya masi-masing memiliki 7 jika dijumlah De’khayra memiliki 28 jari lebih banyak dari orang normal yang memiliki 20 jari.
Pilu, ditakdirkan menjadi anak pencari Kroto (telur semut) yang penghasilan nya tidak menentu, dengan bergantung dari banyak atau sedikitnya kroto untuk di jual membuat pengobatan De’ Khayra tersendat berbulan-bulan dan selama itu pula kondisi kesehatannya tidak menentu, tanda puncak tubuhnya melemah jika De’ Khayra mengalami kejang-kejang sampai harus dirawat.
Dan jika tubuh De’ Khayra terus menerus mengalami kejang dikhawatirkan akan merusak otaknya yang berakibat pada system syaraf motoriknya terganggu jika hal itu terjadi kemungkinan tubuhnya akan mengalami kelumpuhan.
“Saya sering merasa sakit hati kalo lagi keluar berkeliling mencari barang bekas, karena kadang ada orang lain yang mencibir khayra, karna jujur saya juga sebagai orang tua ingin semua anak-anak saya sehat” Ucap orang tua De’ Khayra sambil menangis
tentu hal ini sangat menyakitkan bagi Bu Yeni yang merupakan seorang Ibu yang sangat membutuhkan Support untuk kesembuhan Anaknya.
Saat ini sang buah hati masih bertahan hidup untuk sembuh, sudah setahun setengah Ia berjuang, tetapi belum juga cukup uang yang harus dikumpulkan untuk biaya operasional untuk menjalani Operasi ortopedi .
Sedangkan penghasilan Pak Anang sendiri hanya dari mencari Kroto atau telur semut hanya sekitar Rp. 50.000 s/d Rp. 80.000 atau bahkan tidak mendapatkan sepeser pun dalam sehari, padahal Beliau sudah berjalan belasan Kilometer dan sudah puluhan pohon yang dipanjat olehnya dalam mencari kroto namun tetap saja nihil hasilnya, namun meski demikian Pak Anang tidak pantang menyerah demi mengumpulkan biaya untuk kesembuhan Anak bungsunya tersebut.
Bayangkan kebutuhan De’Khayra saja untuk Susunya dalam seminggu sekitar Rp. 100.000/dus, Pampers Rp. 60.000/2 minggu, peralatan bayinya perbulan sekitar Rp. 130.000, obat-obatan non BPJS sekitar Rp. 350.000/minggu dan belum lagi biaya Akomodasi ke Rumah sakit di Bandung meski mobil gratis dapat pinjam tapi beli bensinnya sekitar Rp. 200.000, bayar supirnya Rp. 100.000, Toll Rp. 150.000 belum makan untuk 3 orang Rp. 100.000/harinya dan belum kebutuhan sekolah serta makan sehari-hari kedua Kaka De’ Khayra, kalau dijumlah keseluruhannya beban tanggungan Pak Anang setiap bulan sangatlah besar dibandingkan penghasilan nya perbulan.
Selain menjadi pencari kroto kadang Pak Anang juga nyambil menjadi buruh tukang bangunan dengan upah sekitar Rp. 100.000/hari meski terkadang upahnya juga tak jarang dihutang oleh orang yang nyuruhnya,
kalau sudah begitu Pak Anang tidak bisa berbuat apa-apa, yang ada Ia harus berfikir bagaimana bisa mendapatkan Uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya dan mengumpulkan biaya kebutuhan berobat De’ Khayra.
Pak Anang memiliki seorang Istri bernama Bu Yeni (38 tahun), Beliau selain Ibu rumah tangga yang setiap harinya merawat De’Khayra yang sedang sakit, mengurusi kedua Anaknya yang masih sekolah yakni Danisa (14 tahun) dan Denis (7 tahun), Bu Yeni juga ikut membantu suaminya dalam mencari rezeki dengan menjadi pencari barang bekas yang nantinya barang bekas tersebut Ia jual dengan harga Rp. 2000/kg,
“Lumayan lah Pak daripada Saya diem, mending saya coba nyari bekas-bekas minuman untuk dijual, meski kadang untuk dapat sekilo (Rp. 2.000) itu bisa sampai seminggu lebih ngumpulinnya, karena kan kemasan bekas minuman ringan-ringan meski keliatannya banyak… “ ungkap Bu Yeni.
Meskipun De’ Khayra sudah melakukan beberapa kali tindakan operasi, namun dikarenakan penyakit yang ia derita masih harus menjalani pengobatan atau bahkan harus operasi jangka panjang. Jadi Pak Anang dan Bu Yeni berharap dan berikhtiar untuk datang nya rezeki demi sang anak bungsu yang mereka sayangi bisa sembuh kembali .
SahabatKu, melalui penggalangan dana ini mari kita berikan Support untuk kesembuhan De’ Khayra seorang bayi yang memeiliki berbagai macam kelainan dalam tubuhnya, semoga SahabatKu semua menjadi bagian pertolongan dari Allah Subhanahu Wata’ala terhadap Ikhtiar yang dilakukan oleh kedua Orangtuanya selama ini.
Disclaimer: Dana yang terkumpul akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan De’ Khayra, Pemenuhan penunjang kesehatannya, Modal usaha untuk Orangtua De’ Khayra dan jika terdapat kelebihan dana, akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan para penerima manfaat dan Program-program lainya yang berada dibawah naungan Yayasan Sinergi Kebaikan Ummat.

PILU DE KHAYRA HARUS BERJUANG MELAWAN PENYAKITNYA
terkumpul dari target Rp 50.000.000