
Habis Terbakar! Bantu Segera Rumah Siswa Disabilitas
terkumpul dari target Rp 100.000.000
21 September adalah hari yang berat untuk Sarip (25 tahun) siswa penyandang disabilitas karena rumahnya harus hangus terbakar beserta seluruh isinya tanpa kecuali dengan taksiran kerugian mencapai 197juta rupiah termasuk rumah sang kakak yang berada tepat bersebelahan, hanya pakaian yang menempel ditubuh yang dapat ia bawa.
Sarip adalah siswa difabel dari SLB Cahaya Putra Cipeundeuy, adalah siswa yang aktif dalam berbagai kegiatan disekolahnya. Salah satu kesukaan Sarip adalah bermain dengan boneka Cepot kesayangannya, sayang mainan yang juga menjadi temannya itu harus ikut hangus terbakar dalam musibah yang menyayat hati.
Sarip adalah anak kedua dari pak Darsa (61 tahun), yang diusianya menginjak senja masih harus banting tulang menjadi buruh tani mengelola lahan sawah milik salah satu warga desa dan akan mendapat sebagian dari hasil panen. pa Darsa mengelola sawah bersama kakak dari Sarip yang juga rumahnya ikut terbakar dalam kejadian.
Dalam aktifitasnya disekolah Sarip adalah anak yang aktif dan selalu mengikuti kegiatan sekolah, bahkan untuk meringankan beban orang tuanya, Sarip kerap ikut membantu menambah penghasilan dengan berjualan kerupuk disekolahnya, tak jarang guru dan orang tua siswa yang simpati terhadap Sarip menyisihkan sedikit uang untuk membeli dagangannya.
Tak banyak yang diinginkan penyandang disabilitas tuna grahita ini, hanya ingin rumahnya segera dibangun dan dapat kembali bermain dengan boneka wayang kesayangannya untuk mewarnai hari-harinya yang kurang dalam bermain karena kondisinya.


Habis Terbakar! Bantu Segera Rumah Siswa Disabilitas
terkumpul dari target Rp 100.000.000