
Pak Bejo Berjualan Bersepeda hanya dengan Satu Tangan
terkumpul dari target Rp 60.000.000
Keadaan mereka juga sulit, tapi tidak seberisik kita…
Berjualan dengan 1 tangan, kecelakaan 40 tahun lalu saat mencari kayu bakar untuk dijual merubah hidup Pak Bejo (60 tahun) selamanya, kini ia harus berjuang dengan keterbatasannya menghidupi diri dan keluarganya yang ditanggungnya dengan berjualan tisu keliling.
Tak ada kios, maupun kendaraan sebagai penunjnang pa Bejo dalam menjemput rizki, hanya sepedah tua teman perjalannya menempuh kiloan meter menjajakan tisu berkeliling mulai jam 9 pagi hingga petang hari.
Sayang hasil sering kali tak semanis perjuangannya yang berat, 30rb adalah nilai yang hari-hari ia nikmati bersama keluarga, tak jarang dagangannya tak laku dan pulang dengan tangan hampa.
Kini mereka tinggal disebuah kontrakan kecil dengan biaya rendah, namun tetap tak sebanding dengan penghasilan pa Bejo, seringkali biaya sewa harus menunggak karena pak Bejo tak memiliki uang lebih akibat jualannya sepi.
Selain istrinya, pa Bejo masih memiliki tanggungan anak sekolah dan anak sulungnya tak bisa membantu banyak karena sama-sama dalam keadaan sulit bekerja sebagai buruh harian lepas.
Impiannya ingin memiliki kios dan menambah macam-macam barang jualan agar pak agus bisa berkeliling dan istri berjualan di kios agar bisa membantu perekonomian. Sahabat kebaikan, mari bantu Pak Bejo agar bisa hidup lebih baik. Berapapun rezeki yang kita miliki sangat berarti untuk Pak Bejo dan istrinya.

Pak Bejo Berjualan Bersepeda hanya dengan Satu Tangan
terkumpul dari target Rp 60.000.000