
URGENT Nenek Nisem dan Suami Butuh Bantuan Sekarang
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Nenek Nisem (67 tahun) dan suaminya, Mbah Marsudin (77 tahun), hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Mereka tidak memiliki penghasilan dan tidak ada keluarga yang membantu. Sejak anak satu-satunya meninggal dunia, keduanya hanya tinggal berdua dan menjalani hari-hari dalam keterbatasan.
Nenek Nisem telah menderita kanker selama kurang lebih 17 tahun dan tidak pernah bisa berobat ke rumah sakit karena keterbatasan biaya. Kondisinya semakin memburuk—perutnya terus membesar, terasa panas dan berat. Untuk makan dan minum pun sering terjatuh karena tidak ada yang menyuapi. Sementara itu, Mbah Marsudin menderita paru-paru bocor. Napasnya sering tersengal-sengal dan tenaganya semakin melemah hingga tak sanggup merawat istrinya.
Untuk kebutuhan sehari-hari, mereka hanya bisa mengandalkan belas kasihan tetangga. Bahkan untuk sekadar ke kamar kecil, mencuci pakaian, atau menjemur, mereka harus menunggu bantuan orang lain. Setiap malam, mereka hanya bisa menangis menahan sakit dan keadaan, tanpa pernah mengeluh.
Harapan mereka kini hanya satu: bisa berobat dan kembali sehat agar tidak terus merepotkan tetangga.
“Rasanya panas dan berat… setiap detik merasakan sakit,” ujar Nenek Nisem.
“Napas saja saya capek. Saya ingin sekali berobat supaya bisa merawat istri saya dan bisa menafkahinya lagi,” tambah Mbah Marsudin.
#SahabatKebaikan, mereka sudah cukup menderita karena penyakit. Jangan biarkan Nenek Nisem kehilangan harapan hidupnya. Sekecil apa pun donasi Sahabat, sangat berarti untuk membantu pengobatan dan meringankan penderitaannya.
Ayo bantu Nenek Nisem dan Mbah Marsudin sekarang.
URGENT Nenek Nisem dan Suami Butuh Bantuan Sekarang
terkumpul dari target Rp 50.000.000
