
Merangkak Di aspal Jual Poster Demi Bertahan Hidup
terkumpul dari target Rp 55.000.000
Kaki kaku dan lutut penuh bekas aspal menjadi saksi, betapa berat perjuangan yang harus dilalui Kang Dadun (45thn). Rela MERANGKAK menjajakan poster dagangannya demi sesuap nasi.
Saat ini Kang Dadun hidup seorang diri di gubuk reyot. Beliau juga tidak menikah karna sadar diri tak ada yang mau dengannya, hidup sendiri saja sulit. sehingga mau tak mau beliau harus tetap bekerja keras meski sambil merangkak sudah sepuh.
Waktu kecil kang Dadun mengalami sakit panas, sehingga membuat kedua kakinya keras dan kaku tak bisa digerakan. hanya lutut dan paha yang bisa digerakan dibantu tangan untuk berjalan.
Tak dipungkiri, bebaannya begitu berati. Bagaimana tidak? Tangan dan lututnya sudah biasa berteman dengan aspal sembari membawa kardus dan poster digantung di leher yang ia jajakan. Jangan ditanya berapa kali lutut dan tangannya terasa sakit dan luka. Nyaris setiap hari bergesekan dengan aspal dan kerikil
Sayangnya, tak setiap hari dagangannya laku. Tak jarang pula yang menolak jualannya, Jika pulang tak bawa uang Kang Dadun terpaksa harus makan nasi lauk garam saja. Berat banget perjuangan Kang Dadu, please bantu ringankan beban beliau dengan cara:
- Klik Donasi Sekarang
- Masukan Nominal Donasi
- Pilih Metode Pembayaran
- Dapatkan Laporan Donasi
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.

Merangkak Di aspal Jual Poster Demi Bertahan Hidup
terkumpul dari target Rp 55.000.000