
Bantu Bocah Pejuang Obati Penyakit Langka Ibunya
terkumpul dari target Rp 50.000.000
"Kalau gak jualan, kasihan mama udah gak bisa jalan sama sekali dan sering sakit karena luka di kakinya makin banyak. Aku mau bantuin mama supaya bisa berobat dan jalan lagi.."
Saepul (14) harus menelan kenyataan pahit di usia yang seharusnya masih bermain. Ibunya, Bu Rina (34) mengidap penyakit langka (varicose veins of lower extremities) yang membuat kakinya melepuh karena luka yang diderita.
Setiap hari, Bu Rina merintih kesakitan tak kala luka itu menggerogoti kulit sampai ke dagingnya secara perlahan. Darah bercampur nanah terus menerus bercucuran dari luka yang menganga. Perih, gatal dan rasa terbakar menjadi rasa yang harus Bu Rina tahan di setiap detiknya.
Tak seperti bocah kecil lainnya, Saepul bukan hanya memikirkan perihal dunia pendidikan tetapi ada kesehatan Ibundanya yang sedang ia perjuangkan. Ketakutan Saepul semakin menjadi ketika sakit yang ibunya rasakan semakin meradang dan sangat berbahaya jika terus dibiarkan.
Kondisi Bu Rina semakin hari semakin memprihatinkan. Jauhnya akses menuju fasilitas kesehatan, sulitnya kendaraan disertai tidak adanya biaya untuk pengobatan membuat beliau semakin kesakitan.
Jika dipaksakan, Bu Rina terkadang berobat menggunakan kendaraan umum di Rumah Sakit yang jaraknya sangat jauh. Hal tersebut membuat kakinya tergesek secara tidak sadar sehingga lukanya semakin membesar. Dengan kesulitan tersebut, Bu Rina tidak patah arah, lantunan doa terus beliau panjatkan demi kemudahan dan kesembuhan.
Begitupun dengan Saepul, ikhtiar terus ia lakukan bersama adiknya yang masih berumur 5 tahun, Aisyah. Mereka berjualan keripik sepulang Saepul sekolah. Bukan sengaja ia mengajak adiknya, tetapi akan lebih mengkhawatirkan baginya jika meninggalkan Aisyah bersama ibunya yang sakit di rumah.
Derap langkah di jalan bebatuan itu menjadi saksi perjuangan Saepul untuk Ibunya. Tak mengeluh, ia menumpukan harapannya pada ikhtiar yang dijalani. "Epul ikhlas jualan untuk bantu Mama yang sakit dan bapak yang kerja di luar kota. Semoga Mama bisa sembuh lagi..", ucap Saepul mengadu.
Tak banyak yang Saepul tahu tentang perawatan luka, namun dengan niat dan perlengkapan seadanya ia dengan tegar dan ikhlas membersihan setiap luka yang ada di kaki surganya. Di balik ikhtiar tersebut, terdapat tindakan amputasi kaki yang membayangi Bu Rina jika tidak segera diobati. Selain itu, penyakit langka yang diderita juga besar kemungkinannya akan menyebar dengan cepat sehingga mengancam nyawa.
Insan Baik, Bu Rina membutuhkan pengobatan yang tepat dan cepat. Mari bersamai perjuangan Saepul dan Bu Rina untuk sembuh. Sedikit bantuan darimu akan memberi harapan bagi mereka.
Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk operasional pengobatan dan biaya penunjang kesehatan Bu Rina. Donasi juga akan disalurkan untuk biaya pendidikan Saepul serta implementasi program kepada penerima manfaat lain di bawah naungan Yayasan Amal Baik Insani.

Bantu Bocah Pejuang Obati Penyakit Langka Ibunya
terkumpul dari target Rp 50.000.000