
Telinga Hampir Copot Akibat Tumor Ganas, Bantu Arvhie Sembuh
terkumpul dari target Rp 100.000.000
"Saya bingung dan sedih saat Arvhie semalaman gak tidur, ketika makan dia menangis menahan sakit. Tak tega tapi gimana lagi, saya ingin dia sembuh dan bermain bersama teman-temannya karena sejak sakit gak mau keluar rumah karena malu" - lirih Ayah Arvhie.
Muhammad Arvhie Al Fauzi (4th) adalah anak semata wayang dari pasangan Pak Fahmi dan Bu Dewi yang kini menggantungkan hidupnya pada pengobatan yang diberikan dokter. Dalam waktu singkat, Tumor Ganas di telinga sebelah kiri Arvhie semakin membesar hingga telinganya pun terlihat seakan mau copot.
Awalnya, 5 Bulan yang lalu tiba-tiba telinga Arvhie perih dan ada benjolan kecil yang terasa sakit semakin hari telinganya semakin membesar sehingga sampai semalaman tidak bisa tidur karena sakit menahun dan bengkak.
Setelah di periksa dokter dari hasil CTScan ternyata Arvhie divonis dokter menderita penyakit kronis. Mendengar kabar itu, dunia tiba-tiba gelap, langit runtuh, tanah seperti ditelan bumi.
Sejak itulah Pak Fahmi seorang diri bolak balik menggendong Arvhie, kadang juga gantian dengan istrinya ke rumah sakit dari Cirebon ke Bandung naik angkutan umum yang jaraknya hampir 150KM.
Tak terhitung Pak Fahmi dan Istri bolak balik mengantar sang anak hingga akhirnya setelah tindakan kemo pertama. Ia kehabisan tabungan, sudah menjual lemari es satu-satunya untuk ongkos, tapi selama ini ia cari kerjaan untuk mendapatkan uang kesana kemari.
“Apapun sudah saya jual dan saat ini udah gak ada lagi yang bisa di jual, namun sekarang saya sudah ada di titik pasrah yang ada dalam fikiran saya adalah bagaimanapun saya harus membawa anak saya ke rumah sakit mau ada uang atau tak ada” - Ungkap Pak Fahmi.
Sudah hampir 2 bulan ini penyakit Arvhie semakin menjadi, telinganya semakin membengkak dan memerah, tangisan tak henti meraung setiap penyakitnya menjadi.
Pak Fahmi dulu bekerja menjadi buruh kontrak pabrik kini ia harus merelakan pekerjaannya karena PHK. Akibat satu bulan tidak masuk kerja demi menemani sang anak berobat, ia tidak pernah menyangka penyakit anaknya akan seserius ini.
Setiap langkah yang ia ambil terasa berat, namun harapan kesembuhan anaknya tercinta memberinya kekuatan.
Mirisnya, Pak Fahmi sudah tidak mempunyai penghasilan lagi. Kini hanya keajaiban dari tuhan dan uluran tangan kalianlah yang menjadi harapan satu-satunya bagi Pak Fahmi untuk kesembuhan sang buah hati tercinta.
Hai #OrangBaik, Jangan biarkan Pak Fahmi berjuang sendirian untuk kesembuhan anaknya. Ia butuh uluran tangan kita agar bisa melanjutkan berbagai tindakan untuk pengobatan sang buah hatinya.
Yuk bantu perjuangan Pak Fahmi untuk membawa anaknya sembuh. Dengan cara berdonasi di Campaign ini!

Telinga Hampir Copot Akibat Tumor Ganas, Bantu Arvhie Sembuh
terkumpul dari target Rp 100.000.000