
Kaki Pincang! Aki Sukandhi tetap Jualan demi Istri
terkumpul dari target Rp 60.000.000
Dengan tubuh yang sudah renta Aki Sukandhi (75 tahun) menjalani hari berkeliling berjualan kerupuk dengan kaki pincang, menggendong dagangannya demi sesuap nasi untuk dirinya dan istrinya yang sakit stroke
Aki berjualan kerupuk dengan cara berkeliling, tak banyak yang bisa dihasilkan, jika dagangannya habis mendapat 40rb sehari adalah nikmat luar biasa baginya, namun kondisi jualan seringkali tak sesuai harapan “sering paling cuma laku berapa, bawa untung 10rb.” ceritanya
Sangat jauh dari kata layak untuk menghidupi 2 orang lansia, belum untuk kebutuhan pengobatan mereka.
Baru 4 bulan Aki Sukandhi jatuh menyebabkan tulang pahanya bergeser, namun tuntutan ekonomi keluarga tak memberinya waktu beristirahat belum lagi kondisi sang istri yang menderita stroke sejak setahun lalu, memaksa aki berjuang keras ditopang sepasang tongkat untuk berjalan.
Aki Sukandhi bersama mak tinggal di kontrakan sepetak sebagai tempat melepas lelah seharian berjualan, sambil merawat mak seadanya. “mau pa berobat, terapi biar mak normal lagi, tapi buat jalan juga perlu ongkos, belum obat, buat makanan aja seadanya.”

Kaki Pincang! Aki Sukandhi tetap Jualan demi Istri
terkumpul dari target Rp 60.000.000