
Tetap Jualan Walau Hujan! Abah Koko Berjalan 10 KM
terkumpul dari target Rp 60.000.000
Pandemi covid 19 ikut merubah kehidupan abah Koko (61 Tahun), mata pencaharian utamanya yaitu memasang gorden/tirai kian sepi sehingga harus melakukan 2 pekerjaan demi menghidupi anak dan istri.
Dulu abah menjual jasa pemasangan gorden, sayang masa pandemi memperburuk usahanya “sekarang banyak yang milih online karena murah, jualan abah jadi susah.”
“Pernah tenerima pesenan dan gak mau DP, setelah pinjam untuk beli bahan malah udah beli online.”
Kondisi yang kian sulit dan modal yang terus berkurang memaksa abah mencari pilihan jualan sebagai selingan, kini sehari-hari abah menjual mainan tradisional dengan berkeliling, “karna modalnya kecil, jualan ini yang abah bisa.”
Tak kurang dari 10 Km abah jalani setiap hari menjemput pembeli, mirisnya tak jarang hanya 1 atau 2 mainan saja yang terjual karena kurangnya minat pembeli. Jangankan untuk kebutuhan harian, kontrakan abah saja sudah 2 bulan menunggak.
Entah kapan abah akan terus bisa tinggal, untuk makan saja sulit walau terkadang ada saja yang memberi abah makanan kalo dijalan, tapi suka duka jualan jauh dengan keluarga sering mebuat abah merenung “ada yang ngasih makanan enak, yang dirumah makan apa?”

Tetap Jualan Walau Hujan! Abah Koko Berjalan 10 KM
terkumpul dari target Rp 60.000.000