
Kisah Pilu Pedagang Pikul Opak Kardus
terkumpul dari target Rp 60.000.000
“Uang 100 ribu rupiah buat saya adalah penghasilan bersih satu minggu.. buat makan 1 minggu..” ucap Abah Enan sambil menangis saat menceritakan kisah ia pernah ditipu dengan uang palsu
Sungguh tega yang telah berbuat dzolim membeli dengan menggunakan uang palsu kepada pedagang kecil seperti Abah Enan.
Abah Enan(74) adalah seorang pedagang opak keliling.
Yang menjadi perhatian adalah ia menggunakan 2 kardus besar yang ia ikat dengan tali dan diikatkan kembali pada pikulan bambu.
Saat musim hujan seperti ini kardus yang dipakai abah untuk membawa opak sering kali kehujanan dan hancur, tak jarang opak pun kualitasnya jadi cepat berkurang seperti langu atau baik tengik.
Pedahal penghasilannya tidak banyak hanya 30ribu per hari namun cobaan abah saat berdagang selalu saja ada. Mulai dari ditipu uang palsu sampai tertabrak oleh pengguna jalan lain seperti terserempet motor dan mobil sampai membuat Abah Enan sedikit trauma.
Abah Enan hanya tinggal berdua dengan istrinya disebuah rumah yang sudah sangat usang. Saat hujan pun lembab dan bocor dimana-mana.
Bahkan dirumahnya abah tidak memiliki kompor gas dan hanya menggunakan tungku kayu bakar tradisional.
Kalau dagangannya tidak laku atau rusak karena hujan ia juga harus menombok.
Apadaya hanya ini yang bisa abah lakukan untuk mencari nafkah diusianya yang tak lagi muda ini.
Abah berharap bisa memiliki warung kecil dirumahnya. Agar ia tak perlu berjalan berpuluh kilo meter..
Teman berbagi maukah membantu abah Enan mewujudkan mimpinya.. besar kecil bantuan yang diberikan akan sangat berharga untuk Abah Enan.
Disclaimer : Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Abah Enan dan modal usaha abah Enan juga untuk mendukung penerima manfaat lainnya dibawah naungan Yayasan Lentera Pijar Kebaikan.
Kisah Pilu Pedagang Pikul Opak Kardus
terkumpul dari target Rp 60.000.000