
Sedekah Terbaik Alat Ibadah Terdampak Bencana dan Pelosok
terkumpul dari target Rp 200.000.000
Sudah 10 pekan berlalu, bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera masih meninggalkan duka serta dampak besar bagi masyarakatnya. Banjir bandang dan longsor di Sumatera tak hanya merenggut rumah dan harta benda, tetapi juga tempat ibadah. Banyak masjid dan mushola rusak berat, terendam lumpur, bahkan hilang terseret derasnya arus.

Berdasarkan data hingga Senin, 2 Februari 2026, bencana ini telah menyebabkan 1.204 jiwa meninggal dunia, 140 orang dinyatakan hilang, dan 105 jiwa harus mengungsi. Tak hanya itu, sebanyak 434 rumah ibadah mengalami kerusakan, dengan sebagian besar di antaranya adalah masjid. Kerusakan ini membuat banyak warga kehilangan ruang untuk beribadah sebagaimana biasanya.

Di tengah kondisi pengungsian yang serba terbatas, para penyintas tetap berusaha menjalankan ibadah sebagaimana mestinya. Namun keterbatasan perlengkapan menjadi tantangan tersendiri. Alat sholat yang biasa digunakan telah rusak atau hilang akibat banjir dan lumpur, sehingga ibadah harus dilakukan dengan seadanya.
Situasi ini menjadikan alat sholat sebagai kebutuhan penting bagi para korban dan masyarakat di pelosok, agar mereka tetap dapat menunaikan ibadah dengan layak dan khusyuk di tengah situasi yang tidak mudah ini.

Bantuan ini tidak hanya diperuntukkan bagi korban bencana di Sumatera saja, tetapi juga bagi masyarakat di wilayah pelosok, agar setiap warganya dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Melalui kepedulian bersama, Masjid Nusantara mengajak Sobat Masjid untuk ikut berpartisipasi dalam program sedekah alat ibadah bagi masyarakat pelosok dan korban bencana di Sumatera. Semoga setiap sedekah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menguatkan mereka yang sedang berjuang untuk bangkit.
Klik ‘Bantu Sekarang’
Sedekah Terbaik Alat Ibadah Terdampak Bencana dan Pelosok
terkumpul dari target Rp 200.000.000
