
Bantu Lansia Tukang Tahu Gejrot Punya Usaha Layak
terkumpul dari target Rp 20.000.000
Abah Carsim, yang kini usianya sudah menginjak 66 tahun masih harus berjuang mencari nafkah untuk keluarganya yang ada di kampung dengan berjualan tahu gejrot. Setiap hari beliau keliling berjualan tanpa mengenal lelah.
Tubuhnya yang sudah renta itu harus dipaksakan menanggung beban tanggungan jualan tahu gejrotnya seberat 40 Kg.
Dari pagi hingga waktu sore tiba Abah Carsim berjualan, namun di usianya sekarang ia tidak lagi kuat untuk berkeliling jauh.
“Udah tua suka sakit badan nak, jadi Abah cuman bisa jualan ke yang deket-deket aja.” -Ujar Abah.
Hal ini juga yang membuat jualan tahu gejrot Abah sering sepi pembeli. Dalam sehari, beliau hanya bisa mendapatkan keuntungan sebesar 20-30 rupiah saja. Dikarenakan tahu yang Abah bawa bukan miliknya sendiri, Abah harus membagi dua hasil keuntungan dengan pemilik tahu.
Dengan penghasilan yang didapat, Abah harus bisa makan, membayar kontrakan, dan mengirim uang kepada keluarganya yang ada di kampung. Maka dari itu dalam sehari Abah hanya bisa makan satu kali saja.
Belum lagi tubuh abah yg sering memar-memar, Abah mengungkapkan bahwa memar yang ada dikarenakan tubuh Abah yang sering panas dalam. Tapi Abah belum memeriksakan kondisi tersebut ke dokter karena tidak memiliki biaya.
“Ini tangan Abah juga biru-biru nak, belum ke dokter karena ga ada biayanya.” - lanjutnya.
#TemanBerbagi, di masa tuanya Abah Carsim belum bisa merasakan kesejahteraan, sebaliknya beliau masih harus berjuang mencari nafkah dengan tubuhnya yang sudah renta itu. Jika ada modal Abah ingin sekali berjualan dengan bahan baku miliknya sendiri dan bisa memiliki usaha sendiri di rumahnya. Yuk bantu perjuangan Abah Carsim meraih kesejahteraan di masa tuanya!!
Kamu dapat berpartisipasi dalam program ini dengan cara:
- Klik tombol “DONASI SEKARANG”
- Masukkan nominal donasi
- Pilih metode pembayaran

Bantu Lansia Tukang Tahu Gejrot Punya Usaha Layak
terkumpul dari target Rp 20.000.000