
Gaza Bangkit: Membangun Kembali Pendidikan di Tengah Kehancuran
terkumpul dari target Rp 100.000.000
Setelah gencatan senjata yang dimulai pada 19 Januari 2025, warga Gaza berusaha bangkit dari kehancuran akibat konflik berkepanjangan. Meskipun pertempuran telah mereda, dampak destruktif terhadap infrastruktur, terutama sektor pendidikan, masih sangat terasa.
Pendidikan, sebagai hak asasi dan alat vital untuk membangun perdamaian, telah mengalami kerusakan parah di Gaza. Menurut Kementerian Pendidikan setempat, sekitar 85% sekolah tidak dapat beroperasi karena hancur akibat serangan. Lebih dari 12.800 siswa dan 800 guru serta staf sekolah tewas sejak Oktober 2023 hingga Januari 2025. Selain itu, 1.166 fasilitas pendidikan hancur, dengan kerugian sektor pendidikan diperkirakan mencapai 2 miliar dolar.
Bagi mereka yang selamat, trauma perang menjadi beban psikologis yang berat. Kehancuran ini tidak hanya menghalangi akses langsung ke pendidikan tetapi juga mengancam perkembangan jangka panjang generasi muda di Gaza. Tanpa pendidikan yang memadai, masa depan mereka dan upaya rekonstruksi wilayah ini berada dalam ancaman serius.
Fakta baru, upaya untuk memulai kembali tahun ajaran baru telah dilakukan, dengan siswa kembali ke sekolah-sekolah yang masih utuh atau fasilitas alternatif. Namun, tantangan besar seperti kekurangan sumber daya dan infrastruktur yang rusak parah masih menghambat proses ini.
Meskipun gencatan senjata membawa harapan, jalan menuju pemulihan dan pembangunan kembali sistem pendidikan di Gaza memerlukan dukungan internasional yang signifikan. Tanpa intervensi dan bantuan yang tepat, generasi muda Gaza berisiko kehilangan masa depan mereka.
Berikut beberapa bantuan yang Gaza perlukan saat ini:
- Pembangunan kembali sekolah-sekolah yang rusak dan hancur
- Penyediaan fasilitas pendidikan seperti buku, alat tulis, dan alat-alat pendidikan serta fasilitas penunjang lainnya
- Pelatihan dan rekrutmen tenaga pendidik
- dukungan psikososial anak-anak dan tenaga pendidik
Mari kita tingkatkan kesadaran dan dukungan untuk memastikan anak-anak dan pemuda di Gaza mendapatkan kembali hak mereka atas pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Gaza Bangkit: Membangun Kembali Pendidikan di Tengah Kehancuran
terkumpul dari target Rp 100.000.000