
Menggantungkan hidup dari Jualan minuman keliling
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Pak Lalan, yang sebelum sakit ia adalah seorang penjual minuman, namun semakin kesini tumor itu semakin membesar kini istrinya pak Lalan melanjutkan jual minuman untuk terus bertahan hidup dan melanjutkan pengobatan.
Pak Lalan menderita tumor besar di lehernya. Bahkan saat ini tumor itu bertambah hingga membuat pak Lalan sulit bernafas.
Tumor di lehernya ini pertama kali muncul sejak setahun yang lalu dan sejak dilakukan biopsi pertama tumor ini terus membesar. Dua kali ia gagal operasi karena keterbatasan biaya dan komplikasi medis. Kini, tumor tersebut mengganggu pernafasan dan penciumannya.
Kini istri pak Lalan melanjutkan jualan itu,tidak ada kata terpaksa bagi istri pak Lalan demi kesembuhan sang suami ia rela melakukan pekerjaan yang dulu di lakukan oleh pak Lalan.
Ibu Upi (istri pak Lalan),setiap harinya berjualan di depan Rumah Sakit atau Puskesmas,atau di tempat ramai yang penting jualan nya cepat laku,untuk pengobatan dan kebutuhan sehari hari. Tidak banyak yang ia dapatkan,keuntungan hanya 20-25 ribu sehari ini sangat jauh dari kata cukup mengingat pengobatan pak Lalan jangka panjang.
"Ibu mah ga apa apa neng jualan begini yang pentig bapak sembuh,bapak bisa terus berobat."-istri pak Lalan"
Nafas sesak,rasa perih,panas di leher pak Lalan karena Tumor ini semakin menyiksa pak Lalan. Ia berharap sembuh dan mendapat penanganan terbaik untuk dirinya sampai bisa sembuh kembali.
Teman baik,kita bantu bu upi dan pak lalan berjuang demi kesembuhan,semoga perjuangan pak lalan memberikan hasil yang baik demi kesehatan nya.
Menggantungkan hidup dari Jualan minuman keliling
terkumpul dari target Rp 50.000.000