
Bantu Abah Ajid Guru Ngaji Pelosok Baduy
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Abah Ajid, Guru Ngaji di Pedalaman
Abah Ajid (64) seorang guru ngaji yang setia mengajar di pelosok Baduy. Beliau telah mengajar selama 42 tahun dengan murid sekitar 30 anak-anak.
Siang hari, abah bekerja sebagai buruh tani demi menyambung hidup. Karena abah mengajar ngaji tanpa bayaran, kalopun ada hanya seikhlasnya.
Masyarakat sekitar sangat khawatir kalo abah gak ada. Siapa yang mengajari anak-anak ngaji? Karena di pedalaman, mereka harus jalan jauh untuk mencari pengajaran lain.
Abah ngajar di rumah sendiri, dengan bangunan yang seadanya dan pencahayaan yang terbatas.
Baju koko yang Abah pakai sudah lusuh, dengan kancing yang sering copot, namun ia tetap menjalankan tugasnya dengan penuh kesungguhan.
Pendapatan Abah gak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, untuk makan keluarga dan sekolah anaknya. Penghasilan yang tidak menentu membuat Abah harus berjuang lebih keras.
Abah sering merasa sakit. Tapi, ia lebih memilih mengobati dirinya dengan obat tradisional, karena tidak ingin ketergantungan pada obat-obatan yang harus dibeli dari warung.
Kebayang gak, selama puluhan tahun Abah ngajar ngaji dengan penuh ketulusan, tanpa mengharapkan imbalan yang besar? Sangat mulia perjuangan abah selama ini, meskipun hidup dengan segala keterbatasannya.
Teman berbagi, yuk bersama-sama kita beri dukungan kepada Abah Ajid dengan apresiasi perjuangannya dan berikan kehidupan yang lebih layak dimasa tuanya 🙏✨
#BantuAbahAjid #GuruNgajiPedalaman

Bantu Abah Ajid Guru Ngaji Pelosok Baduy
terkumpul dari target Rp 50.000.000